Posted on

Setelah mengetahui tentang ciri, fungsi, hingga jenis, kini ada baiknya jika memahami struktur yang ada di dalam surat tersebut. Sebab, struktur surat menjadi salah satu bagian yang paling penting dalam sebuah penulisan surat. Bahkan jika tidak ada struktur pada surat resmi, maka tidak bisa dinamakan dengan surat resmi.

suratresmi.net

Selain itu, surat resmi memiliki bagian penting yang memang harus dilengkapi. Salah satunya adalah pada bagian struktur. Contoh surat yang harus menggunakan struktur adalah surat kepada instansi atau lembaga lain. Berikut beberapa struktur dalam penulisan surat resmi, diantaranya adalah :

  1. Kepala Surat (Kop Surat)

Pertama adalah kepada surat atau kop. Ini menandakan bahwa kop merupakan penegasan yang mengeluarkan surat. Kepala surat atau kop sendiri terdiri dari :

Logo instansi/ lembaga

Nama instansi/ lembaga

Alamat, No. Telephone/ fax, dan email instansi/ lembaga

  1. Nomor Surat

Sudah jelas apabila sebuah surat resmi yang dikirimkan oleh instansi atau lembaga, dilengkapi dengan nomor surat. Dengan adanya nomor surat tersebut, maka akan sangat mudah untuk diketahui berapa surat yang telah dikeluarkan dalam satu bulan dan kapan saja itu.

  1. Tanggal Surat

Surat resmi selalu dilengkapi dengan tanggal pembuatan surat. Hal ini diberlakukan sebagai informasi waktu dibuat surat tersebut.

  1. Lampiran atau Hal

Biasanya, surat resmi juga ditambahkan dengan lampiran yang merupakan dokumen lain sebagai pendukung surat resmi. Contoh surat yang memiliki lampiran adalah, surat keuangan.

  1. Alamat Tujuan

Biasanya, alamat tujuan yang diberikan pada surat resmi tersebut ditulis secara singkat. Sebab, alamat surat tujuan sudah dicantumkan lengkap pada sampul surat.

  1. Salam Pembuka

Kata pembuka pada surat resmi harus menggunakan bahasa yang baku, formal, dan sopan. Atau menggunakan salam sesuai dengan kepercayaan masing-masing.

  1. Isi Surat

Isi surat merupakan bagian utama dari surat resmi. Sebab, semua informasi yang dimuat dalam surat tersebut harus dbuat dengan singkat, padat, dan jelas. Satu lagi, penulisan surat tersebut juga harus menggunakan bahasa yang baku.

  1. Salam Penutup

Ada salam pembuka, sudah pasti ada salam penutup. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan sebuah perilaku sopan dalam berkomunikasi menggunakan surat resmi.

  1. Tanda Tangan Pengirim Surat

Pada bagian tanda tangan, pengirim surat atau penanggungjawab harus mencantumkan nama.

10 Tembusan

Terakhir ada tebusan. Hal ini dibuat apabila surat resmi itu perlu diketahui oleh pihak lain. Contoh surat resmi yang ada tebusan adalah acara kegiatan resmi yang ada susunan panitia lain selain susunan struktur pimpinan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *