Dinilai Penerimaan CPNS 2018 tak Adil, Guru Honorer Bogor Bakal Gelar Demo

By:
Categories: Pendidikan
No Comments

Dinilai Penerimaan CPNS 2018 tak Adil, Guru Honorer Bogor Bakal Gelar Demo

Dinilai Penerimaan CPNS 2018 tak Adil, Guru Honorer Bogor Bakal Gelar Demo

Perkumpulan Guru Honorer (PGH) Kabupaten Bogor berencana menggelar demo

di Kompleks Pemkab Bogor, Rabu (19/9/2018) untuk memprotes penetapan pemerintah tentang Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 yang dianggap tidak adil. PGH Bogor mengajak semua guru honorer untuk bangkit melawan ketidakadilan tersebut.

“Ribuan guru honor Kabupaten Bogor tidak akan diam dan berpangku tangan atas ketidakadilan yang terjadi. Kami akan bersatu dan berkomitmen menolak penerimaan CPNS  2018 yang tidak memprioritaskan tenaga pendidik yang sudah lama mengabdi,” kata  Ketua PGH Kabupaten Bogor Halim Sihabudin yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (18/9/2018).                                                                                 Menurut Halim, pemerintah melalaikan kesejahteraan rakyatnya dengan pelanggaran terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Bab X Pasal 27 Ayat 2 dan melanggar Pasal 28C, 28D, 28H dan Pasal 28I serta Pancasila terutama sila ke 5, yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Saat ini pemerintah gagal memberikan kesejahteraan, terutama kepada guru-guru berstatus honorer,

” ujarnya sambil menambahkan bahwa pemerintah seenaknya membuka lowongan CPNS melalui jalur umum dengan berpegang pada aturan UU ASN No 5 Tahun 2014.

“Sangat jelas pemerintah telah menzolimi perasaan dan sudah mengoyak-ngoyak rasa keadilan para guru honorer yang notabene usianya sudah di atas 35 tahun,” tandasnya.

Pengabdian para guru honorer yang telah lama mengabdi di negeri ini tak sedikit pun dihargai pemerintah.

“Padahal kinerja dan kemampuan mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa

sudah tidak diragukan lagi,” ucapnya.

Saat ini, tambahnya, pemerintah mengabaikan dedikasi dan pengabdian para guru honor melalui penerimaan CPNS tanpa menunggu Revisi UU ASN yang masih dalam pembahasan di DPR.

“Dalam Revisi UU ASN (aparat sipil negara) itu di dalamnya ada rancangan UU yang memperjuangkan seluruh guru honorer dapat terakomodir menjadi CPNS tanpa tes dan batasan usia,” tegasnya.

Dikatakannya, ketidakadilan yang diterima para guru honorer ini merupakan bagian dari potret tata kelola negara Indonesia yang tidak berpihak kepada para pendidik.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/