Dampak Gunung Berapi

By:
Categories: Pendidikan
No Comments

Table of Contents

Dampak Gunung Berapi

Dampak Gunung Berapi

Dampak Gunung Berapi

Kerugian keberadaan gunung berapi adalah sebagi berikut.

  1. Saat terjadi erupsi, gunung berapi akan mengeluarkan lava pijar. Lava pijar tersebut akan keluar dan bergerak menuruni lereng gunung dalam keadaan suhuh yang sangat tinggi sehingga dapat menghanguskan semua yang dilaluinya.
  2. Saat erupsi, gunung berapi akan mengeluarkan gas yang sangat panas dan dapat bergerak menuruni lereng. Sehingga dapat menghanguskan apa yang dilaluinya. Awan panas ini dapat bergerak lebih cepat daripada gerakan lava pijar.
  3. Pada gunung berapi tertentu, di puncak gunungnya terdapat kawah. Ketika terjadi erupsi, lava yang bercampur dengan air dapat membentuk lahar panas dan dapat bergerak menuruni lereng sehingga merusak segala sesuatu yang dilewatinya.
  4. Gunung berapi yang tidak terdapat kawah dipunbcaknya, ketika terjadi erupsi lava akan tertumpuk di puncak gunung dan menjadi dingin. Lava yang dingin ketika tercampur dengan air hujan akan meluncur ke bawah berupa lahar dingin.
  5. Jika gunung berapi terjadi di bawah permukaan laut, ketika terjadi erupsi dapat menyebabkan gelombang tsunami.

Selain kerugian yang ditimbulkan oleh gunung berapi, ternyata menyimpan banyak keuntungan. Berikut adalah beberapa keuntungan keberadaan gunung berapi.

  1. Gunung berapi terbentuk karena magma yang keluar dari dalam bumi. Magma yang menuju permukaan bumi tersebut banyak membawa mineral logam dan barang tambang lainnya. Oleh karena itu di daerah pegunungan dan gunung api banyak ditemukan barang tambang.
  2. Abu vulkanis yang dikeluarkan gunung berapi saat erupsi dapat menyuburkan tanah karena banyak mengandung unsure hara tanaman.
  3. Material yang dikeluarkan gunung berapi saat erupsi dapat berupa pasir, kerikil, dan batu-batu besar. Semua material tersebut dapat digunkan untuk bahan bangunan.
  4. Gunung berapi yang menjulang tinggi dengan hutang yang lebat dapat menyebbkan hujan orografis (hujan yang terjadi di pegunungan) sehingga daerah tersebut menjadi daerah tangkapan air hujan untuk daerah sekitarnya.
  5. Daerah yang bergunung api biasanya merupakan daerah tinggi yang bersuhuh dingin sehingga dapat dimanfaatkan sebagai daerah hutan, perkebunan, dan pariwisata.
  6. Gunung berapi di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara paling vulkanis di dunia. Jumlah gunung berapi aktif di Indonesia mencapai 129 gunung berapi dan 70 diantaranya sering meletus sejak tahun 1600.

Sumber : https://forbeslux.co.id/