Banjir, Tiga Sekolah Diliburkan

By:
Categories: Pendidikan
No Comments

Banjir, Tiga Sekolah Diliburkan

Banjir, Tiga Sekolah Diliburkan

BANDUNG – Hujan yang mengguyur kawasan Bandung Raya dengan intensitas tinggi pada Kamis (16/11) sore menyebabkan beberapa titik terendam banjir. Salahsatunya SMP Negeri 48 Bandung.

Melalui akun twitternya Asep Hidayat @asephid72335078 memosting empat foto bagaimana kesibukan para guru dan siswa yang harus berjibaku menyelamatkan buku dari terjangan air bah yang masuk ke ruangan kelas. ”Kondisi banjir di smpn 48 bandung kec. Rancasari, mohon doa nya,” cuit Asep Hidayat‏.

Bahkan menurut Camat Rancasari, Sri Kurniasih akibat banjir pada Kamis Sore itu sejumlah sekolah

di wilayahnya ada yang terpaksa diliburkan salahsatunya SMPN 48 kemudian SMA Negeri 25 dan SD Rancasawo.

”Beberapa ruangan kelas dan ruangan lainnya di Tiga sekolah tersebut tergenang hingga tak mungkin digunakan untuk kegiatan belajar. Airnya masiha da sekitar 60 centimeter, dan berdasarkan kebjikan sekolah hari ini (kemarin, Red.) diliburkan. Fasilitas sekolah tidak ada yang rusak,” kata Sri, kemarin (17/11).

Selain fasilitas umum seperti sekolah, sebanyak 1.550 warganya pun terkena imbas dari banjir yang terjadi pada Kamis sore itu. Salasatu penyebabnya sebut dia, lantara sungai Cidurian tak mampu menahan debit air yang tinggi. Dia merinci, wilayah yang terkena imbas antara lain RW 5, 6, dan 7 atau Daerah Empang Pojok, Kelurahan Mekarjaya yang paling parah karena berada di pemukiman penduduk yang cukup padat.

”Sempadan sungai Cicadas yang berada di RW 9 dan 10, Kelurahan Mekarjaya juga jebol a

kibatnya komplek Pasir Pogor terendam setinggi lutut orang dewasa,” tambahnya.

Sri melanjutkan, kerugian yang dialami warganya masih dalam tahap pendataan. Meskipun begitu, pihaknya melakukan sejumlah langkah di antaranya pendataan jumlah jiwa dan rumah yang terendam banjir, koordinasi dengan OPD terkait baik itu Diskar PB, PU, Dinkes, Dinsos, PMI, Dispertapa, dan PDAM. ”Dinas PU sudah melakukan penyedotan oleh mesin pompa. Diskar PB telah menyampaikan alat/perlengkapan makan, matras, terpal, family KIT, dan lain-lain,” lanjut dia.

Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Diskar PB untuk membuat posko yang ditempatkan di aula kantor Kelurahan Mekar Jaya Kecamatan Rancasari. “Kami pun membuka pos pelayanan kesehatan di salah satu rumah warga di RW 06 daerah Empang Pojok,” tandasnya.

DPU Siaga 24 Jam

Sementara it, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung mengandalkan unit reaksi cepat

, pasukan katak, dan pasukan jurig cai untuk menanggulangi banjir yang mungkin terjadi pada musim hujan ini. Tim yang berkekuatan sekitar 400 personel tersebut setiap saat siaga di lapangan yang dilengkapi dengan pompa penyedot air.

Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengendalian DPU Kota Bandung, Tedi Setiadi mengemukakan, hampir setiap hari pihaknya membersihkan sungai-sungai, gorong-gorong, dan kali-kali air agar tidak tersumbat.

 

Sumber :

https://egriechen.info/