akuntansi internasional

By:
Categories: Pendidikan
No Comments

akuntansi internasional

akuntansi internasional

 

Resiko pasar adalah resiko kerugian

yang timbul dari perubahan tak terduga dalam harga mata uang, kredit, komoditas, dan ekuitas. Contohnya : Sebuah perusahaan di Swedia yang menerbitkan saham baru bagi investor domestik mungkin memandang resiko pasar sebagai eksposur terhadap kenaikan harga saham. Kenaikan harga sahan yang tidak terduga tersebut tidak diinginkan jika perusahaan penerbit saham semestinya dapat mengeluarkan jumlah lembar saham yang lebih sedikit untuk memperoleh jumlah uang tunai yang sama dengan cara menunda penerbitan saham selama beberapa saat. Di lain pihak, seorang investor swedia akan melihat resiko berupa kemungkinan penurunan harga ekuitas. Jika harga-harga saham menurun secara signifikan dalam jangka pendek, investor akan lebih baik menunggu dulu sebelum melakukan pembelian.

Kami sependapat, lindung nilai aktif

terhadap potensi resiko keuangan umunya tidak diterima di kalangan manajer keuangan di seluruh dunia. Beberapa pihak berpendapat bahwa manajemen keuangansecara sendirian tidak akan mampu meningkatkan nilai perusahaan dan bahwa perusahaan lebih baik mengelola risiko usaha intinya dan membiarkan dirinya terpapar oleh beberapa (jika tidak, seluruh) resiko keuangan.

Kami setuju, peramalan kurs valuta asing

merupakan sesuatu yang tidak bermanfaat. Anda tidak dapat memperkirakan bagaimana suatu pasar, sehingga sebaiknya anda tidak mencoba-coba. Karena, disebuah dunia dengan kurs berfluktuasi dengan bebas, pasar valas dapat dikatakan efisien. Kurs pasar kini (yaitu kurs forward) menunjukkna adanya konsesus dari seluruh pelaku pasar atas valuta asing dimasa mendatang. Informasi yang secara umum tersedia segera terwujud dalam kurs valas kini. Dengan demikian, informasi tersebut tidak terlalu bernilai dalam memprediksikan kurs di masa mendatang. Dalam kondisi ini, perubahan kurs valas merupakan respons acak terhadap informasi baru atau peristiwa yang tidak terduga. Kurs forward merupakan estimasi terbaik yang ada untuk kurs di masa mendatang. Acaknya perubahan kurs valas mencerminkan perbedaan opini atas kurs dikalangan pasar. Pengaruhnya terhadap akuntan manajemen adalah akuntan harus mengembangkan sistem yang mengumpulkan dan mengolah informasi yang kompherensif dan akurat atas variabel-variabel yang berhubungan dengan perubahan kurs, Manajer keuangan juga harus memahami konsekuensi akibat peramalannya.

4. Lindung nilai haruslah sangat efektif agar memenuhi syarat untuk perlakuan akuntansi khusus. Sangat efektif disini maksudnya adalah dalam mencapai tujuan yang diharapkan harus sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Pengukurannya merupakan sesuatu yang penting bagi manajer keuangan untuk mengambil keputusan.

5. Karena pada saat kita menangani perancangan suartu program lindung nilai untuk resiko pasar yang dihadapi nasabah dan bagaimana cara kita menanganinya, serta membutuhkan pengetahuan yang banyak tentang akuntansi khususnya akuntansi manajemen.

6. Potensi resiko translasi mengukur pengaruh perubahan kurs valas terhadap nilai ekuivalen mata uang domestik atas aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing yang dimiliki oleh perusahaan. Potensi resiko transaksiberkaitan dengan keuntungan dan kerugian nilai tukar valuta asing yang timbul dari penyelesaian transaksi yang berdenominasi dalam mata uang asing. Istilah potensi resiko ekonomi menunjukkan bahwa perubahan kurs mempengaruhi posisi kompetitif perusahaan dengan mengubah harga masukan dan keluaran perusahaan relative terhadap harga kompetitor luar negeri. Iya, karena FASB no.52 berisikan tentang cara-cara menyelesaikan masalah potensi resiko akuntansi dengan ekonomi.

7. a. Mempertahankan saldo kas dalam mata uang lokal sebesar tingkat minimum yang diperlukan untuk mendukung operasi yang berjalan
b. Mengembalikan laba yang diatas jumlah yang diperlukan untuk ekspansi modal kepada induk perusahaan
c. Mempercepat (memastikan-leading) penerimaan dari piutang dagang yang beredar dalam mata uang lokal.
d. Menunda (memperlambat-lagging) pembayaran utang dalam mata uang lokal.
e. Mempercepat pembayaran utang dalam mata uang asing
f. Menginvestasikan kelebihan uang tunai ke dalam persediaan dan aktiva lainnya dalam mata uang lokal yang tidak terlalu berpengaruh oleh kerugian devaluasi
g. Berinvestasi dalam aktiva di luar negeri dengan mata uang yang kuat.

8. Perbedaan instumen keuangan dasar seperti perjanjian pembelian kembali (piutang), obligasi, dan modal saham, memenuhi definisi akuntansi konvensional untuk aktiva, kewajiban, dan ekuitas pemilik sedangakan instrumen derivatif merupakan perjanjian kontraktual yang memberikan hak atau kewajiban khusus dan memperoleh nilainya dari instrumen keuangan atau komoditas lainnya.

 

Menurut kami, perbedaanya

terletak pada sudut pandang yang berbeda karena laporan potensi resiko translasi menggunakan sudut pandang induk perusahaan.

Sumber : https://pengajar.co.id/