Ada 2.000 SMK Krisis Siswa

By:
Categories: Pendidikan
No Comments

Ada 2.000 SMK Krisis Siswa

Ada 2.000 SMK Krisis Siswa

Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

(Kemendikbud), M Bakrun, mengatakan, saat ini masih terdapat 4.000 SMK yang mempunyai jumlah siswa kurang dari 100 orang. Namun, Kemendikbud masih menolelir hal tersebut dan lebih memilih mengalihkan fokus ke 2.000 SMK yang saat ini mempunyai murid di bawah 60 siswa.

“Sekarang yang kita fokuskan yang kurang dari 60 dulu. Kalau langsung banyak nanti gerakannya banyak. Kami minggu kemarin sudah mengirimkan surat ke semua dinas untuk memverifikasi apa yang sekitar 2.000 tadi benar adanya. Ini masih belum balik laporannya. Kalau sudah ada balasan kemungkinan akan diambil langkah penguncian Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” ungkapnya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan penghentian dana Bantuan Operasional Sekolah

(BOS) kepada ke 2.000 sekolah yang mempunyai siswa di bawah 60 tersebut, Bakrun tidak mau memastikan hal tersebut. Namun secara sistem, sepatutnya kepada sekolah yang terkunci Dapodiknya maka BOS tidak akan dikeluarkan.

“Ya saya nggak bisa jawab. Sebab, saya nggak punya kewajiban nutup BOS-nya, lewat Pak menteri ya. Namun, jika dikunci Dapodiknya, berarti BOS nggak keluar. Tapi saya nggak bilang bosnya diberhentikan. Saya kan nggak punya hak menghentikan BOS. Saya hanya kasih data,” katanya.

Bakrun melanjutkan, pihak kementerian terus mengupayakan peningkatan kualitas lulusan SMK

, khususnya pada dunia kerja ke depan. Untuk itu, Bakrun akan mendorong peningkatan kualitas SMK, khususnya di bidang fasilitas dan alat-alat praktik.

“Kalau sekolah negeri itu tanggung jawab pemerintah, kalau swasta kan tanggung jawab utamanya itu yayasan, pemerintah membantu. Tapi, kita tidak bisa membangun negeri saja, swasta juga. Jadi, kita bangun dua-duanya,” ujar dia.

 

Baca Juga :